bisikan sayu terdengar dari sudut hatiku. dari perlahan suaranya hinggalah
tertinggi suara dibisikkan keatas diriku. ketika aku masih lagi tidak sedar akan diri
ini, bahwa aku adalah aku dan dia adalah dia. puitis cinta selalu melalui
pendengaran dari diriku dan menyatakan kebesarannya kepadaku.
aku sentiasa sedar bahwa cinta harus ada dan cinta harus pergi. Adanya cinta ketika
selalu lupe akan hadnya sayang ku kepada dia. Perginya cinta ketika roh berpisah
badan sama ada aku atau dia.
janji tidak ditepati juga membuatkan akan cinta tetap pergi kecuali
ia akan kukuh apabila kesetiaan menjadi pelindung. sepi mencuit hati
tatkala dia pergi meninggalkan aku. Kejujuran tidak lagi bersemadi di hati dia.
Hatiku berbisik sayu lagi bahwa aku telah dilukai.
Dia juga telah meminta kepada sang hujan untuk menghapus jejakku di dunia ini.
Aku telah dilupakan dan yang hanya ada, adalah dia di hati aku. Aku dibuang bagai barang
yang tiada gunanya. Sejuta titisan air mata sentiasa menbasahi bumi tatkala
aku memikirkan dia.
Hatiku tidak mampu untuk menyimpan semua kesedihan yang dianugerahkan kepadaku.
Tulisan hati memberi pengertian yang amat tinggi tatkala aku mengingati dia. Hatiku menulis cerita akan aku dan dia. Setiap saat berlalu dan setiap itulah hatiku sakit mengingati dia!
Aku selalu berbisik kepada hatiku, bahwa sesungguhnya cinta tidak harus dimiliki dan haruslah
menerima kenyataan itu. Hati ini tetap berkeras akan tidak melupakan dia kerana cintanya
adalah cinta sejati akan dia[ex]. dan kini, aku mendapat lebih baik dari dia. Aku akan menghargai dia[buah hati sekarang] walaupun dahulu aku juga menghargai kamu[ex]. .Aku akan menyayangimu bagaikan nyawa ku. .
Friday, 1 April 2011
tulisan hati by *****
Posted by bellabell at 21:54
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





0 comments:
Post a Comment